Sabtu, 15 Juni 2013

Pria Yaman ,Sang “Penyelamat” Ayat Ayat al Quran dan Kalimat Allah


Seorang pria Yaman melakukan  misi untuk “menyelamatkan Quran” setelah ia mengumpulkan berbagai macam Kitab  lebih dari 3.000 eksemplar kitab suci Islam selama lima tahun terakhir, ia menyimpan Quran tersebut di rumahnya.

Setiap hari, Qanaf Badi mencari dan menyelamatkan ayat suci tersebut melalui tong sampah di ibukota Yaman Sana’a untuk menemukan salinan Al-Quran dan bahan lainnya yang membawa nama Allah, dalam bahasa Arab.
Selain kitab suci, Badi mengumpulkan surat kabar, undangan pernikahan dan pamflet-materi di mana nama Allah yang telah ditulis. (Photo Courtesy: Yaman Waktu)

“Saya sudah melakukan ini sejak akhir tahun 2008. Saya keluar setelah shalat shubuh, atau kapan saja , untuk berjalan untuk mencari salinan suci Quran. Saya merasa sangat senang ketika saya menemukan beberapanya dan saya membawa ke rumah, “kata Badi kepada kantor berita Reuters pekan ini.

Shalahuddin Al-Ayyubi; Macan Perang Salib


SHALAHUDIN Al-Ayyubi sebenarnya hanya nama julukan dari Yusuf bin Najmuddin. Shalahuddin merupakan nama gelarnya, sedangkan al-Ayyubi nisbah keluarganya. Beliau sendiri dilahirkan pada tahun 532 H/ 1138 M di Tikrit, sebuah wilayah Kurdi di utara Iraq.

Sejak kecil Shalahuddin sudah mengenal kerasnya kehidupan. Pada usia 14 tahun, Shalahuddin ikut kaum kerabatnya ke Damaskus, menjadi tentara Sultan Nuruddin, penguasa Suriah waktu itu. Karenan memang pemberani, pangkatnya naik setelah tentara Zangi yang dipimpin oleh pamannya sendiri, Shirkuh, berhasil memukul mundur pasukan Salib (crusaders) dari perbatasan Mesir dalam serangkaian pertempuran. Pada tahun 1169, Shalahuddin diangkat menjadi panglima dan gubernur (wazir) menggantikan pamannya yang wafat. Setelah berhasil mengadakan pemulihan dan penataan kembali sistem perekonomian dan pertahanan Mesir, Shalahuddin mulai menyusun strateginya untuk membebaskan Baitul Maqdis dari cengkeraman tentara Salib.

Wasiat Malaikat kepada Rasulullah SAW pada Peristiwa Isra Mi’raj


 Wasiat Malaikat kepada Rasulullah SAW pada Peristiwa Isra Mi’raj

1. Dari Ibnu ‘Abbas ra., Rasulullah bersabda: “Tidaklah aku berjalan melewati segolongan malaikat pada malam aku diisra’kan, melainkan mereka semua mengatakan kepadaku: ‘Wahai Muhammad, engkau harus berbekam.’”
2. Dari ‘Abdullah bin Mas’ud ra., dia berkata: “Rasulullah SAW pernah menyampaikan sebuah hadits tentang malam dimana beliau diperjalankan bahwa beliau tidak melewati sejumlah malaikat melainkan mereka semua menyuruh beliau dengan mengatakan: ‘Perintahkanlah umatmu untuk berbekam.’”

3. Dari Ibnu ‘Umar ra., Rasululah SAW bersabda: “Tidaklah aku melalui satu dari langit-langit yang ada melainkan para malaikat mengatakan, ‘Hai Muhammad, perintahkanlah umatmu untuk berbekam, karena sebaik-baik sarana yang kalian pergunakan untuk berobat adalah bekam, al-kist, dan syuniz semacam tumbuh-tumbuhan.”

Mitos Yang Diyakini Kaum Yahudi


Pakar Kristologi, Pendiri Irena Center

Sebuah acara makan di hari suci Yahudi, selalu ditutup dengan kalimat “Next Year in Jerusalem.” Satu kalimat yang mengungkapkan cita-cita mereka untuk menduduki Yerusalem.

Kaum Yahudi di Israel terus menerus meneror warga Palestina. Apa yang membuat Yahudi berkeras ingin menguasai tanah Palestina secara keseluruhan walau fakta sejarah membuktikan bahwa tanah tersebut adalah milik Muslim?


Yerusalem dalam Taurat

Hubungan antara Yahudi dan Yeru-salem bisa dilihat di Bibel Perjanjian Lama. Menurut pandangan Yahudi, daerah yang paling suci adalah Mount Moriah (Gunung Moriah), yang kemudian dikenal dengan Temple Mount (Kuil Gunung). Area ini yang mereka klaim sekarang terletak di bawah bangunan milik Muslim, the Dome Of the Rock atau Kubbah As-Sakhra.

Steven Spielberg: ‘Saya Siap Mati Untuk Israel!’


STEVEN Allan Spielberg (lahir di Cincinnati, Ohio, Amerika Serikat, 18 Desember 1946; umur 66 tahun) adalah seorang sutradara dan produser film ternama keturunan Yahudi asal Amerika Serikat. Ia telah memperoleh tiga Penghargaan Oscar (Academy Award) serta satu Penghargaan Kehormatan Seumur Hidup.

Film-film Spielberg hampir selalu menghipnotis dunia dan menjadi box office. Ia keluar dari jalur mainstream dan membuat orang terperangah. Sebut saja mulai dari trilogi ‘Jurassic Park’, seri ‘Indiana Jones’ sampai ‘War of The World’ yang dibintangi oleh Tom Cruise. Simak petikan wawancaranya yang disarikan dari der spiegel ketika ia baru merilis film ‘Munich’.
Dalam sebagian film Anda (Munich dan Schindler’s List) Anda menggambarkan tidak hanya tindakan terorisme Palestina, tetapi semua respon Israel, dan kampanye pembalasan…

Percayalah, saya tidak memiliki subjek naif. Saya seorang Yahudi Amerika dan sadar akan kepekaan yang terlibat dalam konflik Israel-Palestina.

Imam al-Dzahabi, Sejarawan dari Negeri Syam Berjuluk “Penutup Ahli Hadits”


 Banyak ulama’ memuji Imam al-Dzahabi sebagai pakar ilmu hadits, ahli ilmu jarh wa ta’dil, dan penyebar sunnah. Sesungghunya kepakarannya dalam ilmu hadits ditopang kedalamannya dalam ilmu sejarah dan perawi-perawi. Syeikh al-Nabilisi berkata, “Beliau pakar zamannya dalam hal perawi dan keadaaan-keadaan mereka, tajam pemahamannya, cerdas, dan ketenarannya sudah mencukupi dari pada menyebutkan sifat-sifat nya”. Dan biasanya, untuk mengetahui profil dan biografi seorang ulama terdahulu, para pengkaji merujuk kepada tulisan-tulisan al-Dzahabi.

Nama lengkapnya Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad bin Utsman bin Qaimaz bin Abdullah adz-Dzahabi al-Fariqi al-Dimasyqa al-Syafi’i. Beliau dilahirkan di desa bernama Kafarbatna kota Damaskus pada tahun 13 Rabi’ul Akhir tahun 673 H/ 1274 M. Keluarganya bukan asli Damaskus, tapi berasal dari negeri Turkmenistan. Keluarganya merupakan keluarga pecinta ilmu. Hingga mendorong al-Dzahabi untuk mendatangi para masyayikh dari berbagai negeri.

Saat-Saat Kematian Datang..


Ibnul Jauzy berkata; “Satu hal yang paling menarik dan menakjubkan adalah tatkala seseorang yang mati sadar di dalam kuburnya. Ia sangat terkejut dengan kondisi yang tidak bisa dilukiskan dan merasa sedih dengan kesedihan yang sangat sulit dibayangkan. Ia membayangkan masa-masanya yang telah lewat. Ia ingin agar bisa melakukan sesuatu yang belum sempat dikerjakannya dan benar-benar bertaubat. Ia hampir saja bunuh diri tatkala menjelang kematiannya. Andaikata ia mendapatkan suatu pelajaran yang sangat berharga dari semua itu saat masih sehat, pasti ia akan melakukan amal-amalnya dengan penuh ketaqwaan.

Sesungguhnya orang yang cerdas akan selalu membayangkan saat-saat kematian tiba dan bekerja dengan tujuan-tujuan yang harus dicapainya. Andaikata ia tidak sanggup membayangkan dalam benaknya keadaan yang demikian, maka ia wajib mengekang hawa nafsunya dan berbuat sebaik-baiknya untuk kepentingan hidupnya. Akan tetapi, jika kesadaran itu baru datang manakala ia sudah berada di gerbang maut, saat itu pintu kesempatan telah tertutup.

Ringan, Namun Mereka Enggan


Anas bin Malik radhiyallahu’anhu meriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Pada hari kiamat nanti dikatakan kepada orang kafir, ‘Apa pendapatmu seandainya kamu mempunyai emas sebesar bumi, apakah kamu mau menebus siksa dengannya?’. Maka dia mengatakan, ‘Ya.’ Maka dikatakan kepadanya, ‘Sungguh, di dunia kamu telah diminta untuk melakukan sesuatu yang lebih mudah daripada itu.’.” (HR. Muslim)
Di dalam riwayat lainnya, dijelaskan, “Allah tabaraka wa ta’ala berkata kepada penghuni neraka yang paling ringan siksanya, ‘Seandainya kamu mempunyai dunia seisinya, apakah kamu mau menebus siksa ini dengannya?’. Maka dia menjawab, ‘Ya.’ Lalu Allah mengatakan, ‘Sungguh dahulu Aku menginginkan darimu sesuatu yang lebih mudah daripada itu, ketika kamu masih berada di sulbi Adam; janganlah kamu mempersekutukan-Ku -aku mengira beliau berkata- maka Aku tidak akan masukkan kamu ke dalam neraka, namun kamu justru enggan melainkan tetap berkeras untuk melakukan kesyirikan.” (HR. Muslim)

Pendeta Kristen Berterima Kasih Ketika Amr Bin Ash Masuk Libya


ISLAM memiliki konsep utuh tentang tata kehidupan. Ia datang bukan untuk menindas, tapi mengajak hidup baik di bawah naungan syariat Allahuta’ala. Tak terkecuali ketika Islam bersentuhan dengan Libya pertama kali.

Libya memiliki sejarah peradaban cukup panjang. Ia bermula dari zaman pra sejarah hingga bergeser ke zaman romawi, hingga kemudian Islam mengambil alih lewat cahayanya. Dulu kala, ajaran paganisme amat membumi di daerah Libya Kuno. Dewa-dewa kesuburan menjadi sesembahan rakyat kala itu. Mereka menilai tidak ada Tuhan yang patut disembah selain para dewa-dewi itu.

Ketika peralihan bergeser ke zaman Yunani, wilayah Libya Kuno juga tidak mengalami perubahan signifikan. Libya masih kental didominasi unsur mistis. Warga mempercayai ada kekuatan alam penurun hujan, petir, dan panas. Ini wajar karena sepanjang usianya kala itu, warga Libya banyak mengalami masa pendudukan peradaban paganistik dari luar mulai bangsa Phoenician, Carthaginian, Romawi, Yunani, Vandals, hingga Kerajaan Byzantium.

Anna Leone, dalam tulisannya, Christianity and paganism: North Africa, yang diterbitkan dalam The Cambridge History of Christianty melihat hal serupa. Ia beranggapan dominasi paganistik adalah musuh utama bagi agama Kristen dalam menyebarkan fahamnya.

Ngalap Berkah Yang Aneh


Dikisahkan bahwa para pengikut al-Hallaj  sangat berlebihan dalam ngalap berkah padanya, sehingga mereka ngalap berkah dengan air kencingnya dan kotorannya. (Lihat Tarikh Baghdad 8/136-138 dan al-I’thisham 2/10 oleh asy-Syathibi)

Lebih parah lagi dari itu pada zaman sekarang, di Sudan ada yang ngalap berkah dengan cara berhubungan intim suami istri di kuburan wali dengan alasan untuk cari keberkahan dan agar kelak mendapatkan anugerah anak shalih(!). (Lihat at-Tabarruk Anwa’uhu wa Ahkamuhu hlm. 473-474 oleh Dr. Nashir al-Juda’i) parah. Jika pengikut al-Hallaj ngalap berkah dengan kotorannya, di Indonesia ada yang ngalap berkah dengan kotoran “Kyai Selamet” alias hewan kerbau keraton yang dikeluarkan pada bulan Muharram.