Jumat, 19 Oktober 2012

DIA YANG MENGAJARKAN-KU TENTANG SEPI



Dia adalah Yusuf (bukan nama sebenarnya) usia 12 tahunseorang anak autis ..
Saya bertemu beberapa hari yang lalu tanpa sengaja ..ketika aku berkunjung ke rumah teman baruku dan ku temukan ia tengah corat caret menggambar sesuatu di atas kertas yang ku sendiri ga tahu gambar apa itu.. ketika ku sapa sepertinya ku lihat ada hal yang beda pada jiwanya...sikapnya..yang hanya diam..sambil menggambar ia diam dan asik dengan dunianya sendiri hingga gambar itu selesai dan ia berikan kepada ku tanpa berkata, ketika aku memainkan jari jemariku memetik gitar, ia hanya meletakan jemarinya di atas senar yang sama ini... tanpa tahu bagaimana bunyinya dan tanpa ekpresi apakah ia menikmati dawai gitar ini atau ia hanya ingin tahu, karena senyum saya tak pernah dibalasnya..... iya, dunianya begitu berbeda saat ku menatap matanya sedikit lama dunianya begitu sunyi, begitu hening, begitu bisu.......hmmmm

Dua Kesalahan Panitia Penyembelihan Hewan



Setidaknya ada dua kesalahan yang sangat fatal namun seringkali justru dilakukan berulang-ulang dari tahun ke tahun oleh para panitia penyembelihan hewan udhiyah.
Kesalahan pertama adalah menjual sebagian dari hasil sembelihan qurban. Hukum dasarnya haram, dengan pengecualian dalam kasus tertentu.
Kesalahan kedua adalah kebiasaan memberi upah pada jagal dari hasil sembelihan qurban. Berikut penjelasannya.

KESALAHAN PERTAMA : Menjual Daging Udhiyah

Yang dilarang sebenarnya bukan hanya menjual dagingnya, tetapi semua yang termasuk bagian dari tubuh hewan udhiyah hukumnya tidak boleh diperjual-belikan.
Sayangnya, justru kita sering kali menyaksikan bahwa kulit, wol, rambut, kepala, kaki, tulang dan bagian lainnya, diperjual-belikan oleh panitia.

Pertanyaan Cucuku Saja Tak Mampu Kujawab, Apalagi Malaikat



Pernah suatu ketika saat sedang menuju rumah seorang nenek untuk keperluan suatu hal, saya menemukan sebuah pelajaran berharga.

Sebelum saya masuk, seorang anak kecil t
ampak baru pulang mengaji masuk ke rumah yang sama. Di sana terdapat seorang nenek sedang menatap kosong langit biru sambil duduk diatas kursi tua kesayangannya. Sang anak kecil menyapa, lalu bertanya “Nek, saya mau tanya nih. Pak ustadz kasih tugas buat dikerjakan di rumah, yaitu menulis 15 huruf ikhfa’. Hurufnya apa aja sih, Nek?”

Si Nenek kaget dengan pertanyaan cucunya, membisu seribu bahasa.

“Ayo jawab Nek.” si Cucu mendesak.

“Nenek nggak tahu, Cu.” jawab Nenek melemas.

Kisah Nyata Sedekah Menyentuh Hati...



Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Gila !! Begitu cibiran yang hampir tiap hari menyengat telinga Dani Hermawan. Cibiran sadis tersebut diterimanya, setelah ia mengambil keputusan drastis yang sangat tidak masuk akal bagi rasio awam.

Bagaimana tidak. Dani hanyalah seorang pekerja serabutan. Ia tinggal di rumah kontrakan di Bogor bersama seorang anak dan istri yang tengah mengandung anak kedua. Untuk makan sehari-haripun, Dani sekeluarga sangat terbantu oleh kebaikan mertuanya.
Nah, dalam kondisi begitu, Dani malah menguras isi kontrakannya. Bukannya untuk dijual buat makan dan beli susu anaknya, tapi justru disedekahkan.

Kamis, 18 Oktober 2012

iPhone 5 Tak Akui Jerusalem Sebagai Ibukota Israel


Harian Al-Maarev Israel menyebutkan bahwa sejumlah pengguna smart phone iPhone 5 menyatakan bahwa peta yang dirilis oleh perusahaan Apel tidak lagi mengakui Jerusalam (Al-Quds) sebagai ibukota Israel.

Harian Israel ini menegaskan, pengguna iPhone 5 yang ada di Israel belakangan ini menemukan bahwa smartphone ini tidak menyebutkan Jerusalam sebagai ibukota Israel padahal ibukota negara lain di dunia disebutkan sebagai “ibukota” di petanya.

Peta yang digunakan oleh Apel yang baru ini menjadi alternative program map Google menampahkan ibukota-ibukota negara lain dengan tanda “bintang” di peta itu dan tidak menampakan tanda bintang di kota manapun di Palestina baik yang wilayah dibawah pemerintah Otoritas Palestina atau yang dikuasai Israel.

Sudahkah Anda mengasah "kapak" hari ini?



Suatu ketika ada seorang penebang pohon melamar pekerjaan ke sebuah pabrik pengolahan kayu. Ia diterima dan sangat suka dengan bayaran yang diterima. Ia pun bekerja dengan tekun.Pimpinannya memberi ia kapak dan menunjukkan pohon-pohon mana saja yang boleh ditebang. Pada hari pertama bekerja ia bisa menebang 18 pohon.
"Selamat! Pertahankan itu," kata pimpinannya.

Tersemangati oleh kata-kata bosnya tadi, penebang kayu semakin bekerja dengan keras. Namun pada hari berikutnya ia hanya bisa menebang 15 pohon. Hari ketiga, meski ia bekerja bertambah keras, ia hanya bisa merobohkan 13 pohon. Hari demi hari semakin sedikit pohon yang bisa ia tebang.

‘Knock on Doors’: Film Tandingan ‘Innocence of Muslims’



BERBAGAI bentuk protes dilancarkan oleh umat Islam atas film Innocence of Muslims, mulai dari aksi damai atau aksi damai yang berujung kekerasan. Hingga menyisakan korban tewas dan luka-luka.

Setelah hampir dua pekan berlalu, Mesir punya cara lain untuk mematahkan film garapan Sam Bacile itu. Mesir membuat sebuah film untuk membela Nabi Muhammad, film ini baru saja diluncurkan pada hari Jumat (5/10/2012) dengan judul “Knock Doors.”

“Banyak anak muda dari pihak liberal dan tentunya Islam bergabung dengan gerakan membela Nabi Muhammad ini,” tutur Mohammed Assem Abdul Maged, pemimpin kelompok al-Jamaa al-Islamiya dan al-Ansar, menurut situs berita Al Arabiya.

KABHI KHUSHI KABHI GHAM (Kadang Suka Kadang Duka)



Bismillaah.. Di dalam hidup ini semua manusia pernah merasakan hidup kadang suka kadang duka, dibalik semua hal itu tentu kita merasakan lelah ketika kita dihadapkan dengan perasaan Duka, tetapi ketika kita menyadari semua itu, itulah cara Allah untuk mendewasakan Hamba-Nya.. Menguatkan hati dan langkahnya, itupun cara Allah agar Hamba-Nya bisa bersimpuh berdoa dihadapannya, jika kita selama ini sombong dengan yang menciptakan kita, bagaimanapun kita membutuhkannya, dan Allah pasti membuat seorang hambanya untuk memohon kepada-Nya...

250 Ribu Kader PKS Siap Turun ke Jalan Jika Konflik KPK-Polri Tidak Reda



PKS tidak ingin koruptor berpesta pora di tengah konflik KPK dan Polri. Jika konflik itu tidak menemukan titik terang, 250 ribu kader PKS siap turun ke jalan.

"Kami sudah programkan. Kalau masalah ini tidak segera tuntas, kami akan turun dalam demo yang sangat besar membela pemberantasan korupsi. Bahkan, menghadirkan sebuah aksi nasional bagaimana menghadirkan keteladanan untuk segera fokus dan menyelesaikan konflik," kata Ketua Fraksi PKS DPR, Hidayat Nur Wahid, dalam jumpa pers di ruang Fraksi PKS, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/10/2012).
Hidayat mengatakan aksi solidaritas itu akan dilakukan jika perseteruan antara KPK dan Polri tidak kunjung menemui titik terang.

Abraham Samad Bersumpah Tangkap Presiden SBY!



Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad, meluapkan kekecewaannya atas pembiaran upaya pelemahan KPK. Menurut Abraham, kriminalisasi terhadap Novel oleh Polri dilandasi oleh argumen dan logika yang menghina akal sehat publik. “Saya terus terang sudah geram terhadap perilaku Polri sebagai institusi yang melemahkan pemberantasan korupsi dan Presiden yang diam saja.”

Posisi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang membiarkan Polri menyalah-gunakan otoritasnya untuk meneror KPK adalah sangat disayangkan. Diamnya Presiden SBY membuat dirinya curiga, jangan-jangan SBY atau anggota keluarganya disandera oleh Polri terkait suatu kasus.