Selasa, 30 Oktober 2012

HATI-HATI dengan nama-nama pemuda dibawah ini..!!



 
Karena mereka akan membuat kita malu..???!!!!!. siapakah mereka....????

1. Ibnu Sina dokter muda Islam yang telah membuka praktek dan menjadi dokter pribadi khalifah diusia 17 tahun

2. Usamah bin Zaid menjadi panglima perang termuda yang memimpin ribuan pasukan pada usia 20 tahun bahkan umar bin khotob, usman bin affan dan abu bakar shidiq dibawah komandonya..

Siapa Horus, Ra, Dan Evil of Eye?



AGAMA Yahudi mengenal tuhan yang banyak (Pantheisme). Tuhan yang banyak itu dikepalai oleh Tuhan Kepala, yang bernama YHWH. Tidak ada konsonannya. Untuk memudahkan penyebutan, biasanya orang menamakan Yahweh atau Yehweh. Yahweh ini memimpin dan punya tuhan-tuhan kecil, yakni Jahova, Elohim, Joshua, Horus, Ra, dan lain-lain. Sebab itu, salah satu prinsip dalam agama Yahudi adalah Lord of the Lords. Satu tuhan di antara tuhan-tuhan kecil lainnya.

Sekitar tahun 1700 SM, di saat Pharaoh berkuasa di Mesir, saat itu yang sedang berkuasa seorang Pharaoh wanita bernama Hap Thet Suth. Pada masa inilah terbentuk komunitas Yahudi yang cukup besar di Mesir. Itu sebelum Nabi Musa.

Think the Unthinkable : Kapal Yang Bisa Mendaki Bukit…



 
Sejak kemenangan tentara sekutu dalam Perang Dunia II, banyak berkembang strategi bisnis barat yang diinpirasi oleh strategi perang dan intelligence. Jauh sebelumnya juga sudah terjadi para pebisnis timur belajar dari strategi perang China yang terkenal dengan Sun Tzu-nya. Apakah para pebisnis muslim bisa belajar dari para panglima perang di masa kejayaan Islam ? sangat bisa !

BERSIAP untuk 'KALAH'




KEKALAHAN. Siapa yang menginginkan kekalahan? Namun sebelum banyak beranjak, kita sepakati dahulu makna kekalahan disini. Para du'at fii sabilillah tidaklah pernah merasakan kekalahan. Mereka akan selalu mendapatkan kemenangan. Sebagaimana janji Alloh dalam firman-Nya: "Alloh telah menetapkan, Aku dan Rosul-Ku pasti menang. Sesungguhnya Alloh Maha Kuat lagi Maha Perkasa." (Qs. al-Mujadilah: 21)

Maka bukanlah sebuah kekalahan saat Sayyid Quthb menyerahkan lehernya di tiang gantungan. Senyum manisnya yang amat lebar saat itu mengajarkan kita akan makna kemenangan yang hakiki. Bukanlah pula disebut sebuah kekalahan saat seorang 'Abdulloh 'Azzam menyerahkan jasadnya berkeping-keping menjadi serpihan tak berbentuk saat ledakan bom merenggut jiwa. Kekuatan tekadnya menjadi obor semangat kemerdekaan bangsa Afghanistan atas kezholiman adidaya komunis Uni Sovyet.

Hadiah Idul Adha Dari Pria Tak Dikenal Membuat Pengemis Bergembira



 pengemesi mendapatkan uang Hadiah Iedul Adha Dari Pria Tak Dikenal Membuat Pengemis Bergembira

Pengemis bernama Abu Jassim berharap bahwa ia akan mendapatkan hadiah yang besar di Iedul Adha, dan harapan tersebut terkabul setelah seorang pria tak dikenal berdiri di pasar Baqouba yang terletak di Provinsi Diyala Irak Barat membagikan segepok uang.

Abu Jassim mengatakan bahwa seorang pria tua membagikan amplop berisi uang pada sebuah mobil hitam modern, pria itu membagikan uang sambil meminta maaf.

“Amplop itu berisi uang $64,50 saya tidak percaya! Ini merupakan sebuah hadiah iedul Adha terbesar yang pernah saya terima dalam hidup saya. Saat ini saya sudah tidak takut lagi untuk memberikan roti untuk keluarga saya,” ucap Abu Jassim, pengemis yang berusia 56 tahun tersebut.

Um Adnan, seorang pengemis berumur 40 tahun juga mengatakan bahwa ada seorang pria tua yang baik dan memberikan uang sebagaimana yang diterangkan Abu Jassim.

Cinta kadaluarsa yang bersisa ampas berlumuran




“kami bukan bermaksud menjalin hubungan yang tidak sah, tetapi kami ingin mengenal dulu satu-sama lain agar kami bersiap dan lebih memahami watak pasangan kami kelak”

“Bagaimana bisa langgeng nanti, kalau pasangan kita kelak tidak kita kenal wataknya, tidak pernah berdua, tidak pernah jalan bareng dan tidak pernah sekedar mencicip kemesraannya”

Atau yang lebih parah,

“Bagaimana nanti saya tahu dia bisa memuaskan saya kalo tidak dicoba dan dirasa, masalah itu masalah besar, banyak yang cerai hanya karena masalah itu, masa’ mau beli makanan ga dicicip sedikit?”

Masuk Surga Bareng Edison



"Kyai, surga itu bukan khusus untuk orang Islam. Dia milik semua umat."
"Ane percaya. Kan setiap agama, memang punya konsep soal surga masing-masing."
"Bukan gitu maksud saya. Asalkan manusia itu baik, banyak jasanya pada kemanusiaan, dia berhak masuk surga."
"Tapio dalam Islam engga gitu. Dia harus beriman pada Allah dan tentu harus beriman kepada kerasulan Muhammad shallallaahu 'alaihi wa sallam."
"Nah, itu cara berpikir eksklusif. Islam itu inklusif, Kyai. Bagi saya yang berpaham inklusif, setiap orang baik, apapun agamanya, dia bisa masuk surga."

Kisah Perempuan Gila Pesta, Masuk Islam dan Pakai Jilbab


Heather Matthews, penggila pesta yang kini berjilbab

Kebahagiaan sejati dan menemukan ketenangan hidup, adalah tujuan sejati manusia. Ia bisa ditemukan dengan beragam cara, misalnya berbuat kebaikan untuk sesama, pergi ke tempat sunyi untuk berkontemplasi, atau mendalami ajaran agama.

Salah satunya dialami Heather Matthews (27), penampilannya berubah drastis, perempuan "gila pesta" dengan penampilan super-minim  kini berhijab atau mengenakan jilbab setelah memeluk agama Islam. Baginya Islam mengenalkannya pada kesejatian cinta dan kebahagiaan, yang tidak ia jumpai di gaya hidup lamanya.

Minggu, 28 Oktober 2012

Mensos Dr. Salim Assegaf Al Jufri: TIDAK ADA HARI TANPA BEDAH KAMPUNG


Desa Pakintelan, Gunungpati Semarang tidak seperti biasanya. Desa yang terletak di kaki bukit gunungpati ini kehadiran pejabat nasional bangsa ini. Adalah Menteri Sosial RI yang merupakan kader  Partai Keadilan Sejahtera Selasa (23/10), Dr. Salim Segaf Al Jufri barsama istri meresmikan “Bedah Kampung” di desa yang berdekatan dengan kampus Universitas Negeri Semarang ini. Dr. Salim selain bersama istri juga didampingi oleh Plt Walikota Semarang Hendi Hendar P beserta beberapa birokrat Kota Semarang dan pejabat kelurahan.
Rombongan yang datang langsung disambut tarian khas Semarang. Kemeriahan terlihat saat memasuki lokasi acara karena telah terpasang spanduk Selamat datang, dan murid-murid SD berdiri di tepi jalan dalam menyambut menteri sosial.

Al Attas dan Teori Islamisasi Nusantara



Oleh: Tiar Anwar Bachtiar (Kandidat Doktor Universitas Indonesia)

Saat mengucapkan pidato pengukuhannya sebagai professor di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) tahun 1972 dalam bidang Bahasa dan Kesusateraan Melayu, Syed M. Naquib Al-Attas menyampaikan makalah berjudul Islam dalam Sejarah dan Kebudayaan Melayu. Pidato pengukuhan guru besar semacam ini adalah yang pertama kali dilakukan di perguruan-perguruan tinggi di Asia Tenggara. Akan tetapi, yang menarik dari acara itu bukan seremoni kegiatannya, melainkan pokok-pokok pikiran yang ditulis dalam naskah pidatonya mengenai Islamisasi di wilayah kepulauan Nusantara.