Dulu saya merasa takut untuk pergi ke Upton Park menemani ibu saya jalan-jalan. Namun kini tidak lagi, setelah ada dari kalangan muslim yang bermain untuk liga Inggris.
Ini mengejutkan, Sepakbola Inggris sedang berubah, dan itu fakta. Pengaruh Islam dalam diri mereka telah menyulap para penonton sepak bola dengan permain mereka yang sangat baik.
20 tahun berlalu tanpa adanya seorang Muslim terlihat di sebuah stadion sepak bola, kini pemandangan pemain melakukan Sajdah atau isyarat Shahaadah dengan jari-jari mereka telah menjadi pemandangan umum. Beberapa bahkan melangkah lebih jauh dengan t-shirt bertuliskan slogan-slogan. Seperti Samir Nasri dari Manchester City mendedikasikan hari Idul Fitri merayakan golnya dengan T-Shirt ‘Eid Mubarak’ di depan.
Ini mengejutkan, Sepakbola Inggris sedang berubah, dan itu fakta. Pengaruh Islam dalam diri mereka telah menyulap para penonton sepak bola dengan permain mereka yang sangat baik.
20 tahun berlalu tanpa adanya seorang Muslim terlihat di sebuah stadion sepak bola, kini pemandangan pemain melakukan Sajdah atau isyarat Shahaadah dengan jari-jari mereka telah menjadi pemandangan umum. Beberapa bahkan melangkah lebih jauh dengan t-shirt bertuliskan slogan-slogan. Seperti Samir Nasri dari Manchester City mendedikasikan hari Idul Fitri merayakan golnya dengan T-Shirt ‘Eid Mubarak’ di depan.









