Sabtu, 06 April 2013

Syi’ah 2 kali Lakukan Upaya Pembunuhan Shalahuddin Al-Ayyubi



Anda pernah mendengar istilah Assasins? Atau bahkan menonton film “Assassin’s Creed”?. Tahukah Anda bahwa sesungguhnya Assains adalah kelompok pasukan elit yang dimiliki Syiah Ismailiyah?. Dan ternyata, pasukan ini pula yang melakukan upaya pembunuhan terhadap pahlawan Islam pembebas Al Quds, Shalahuddin Al Ayyubi.

Adalah Prof Dr Ali Muhammad Ash Shalabi, sejarahwan Islam kontemporer, melalui buku karyanya, “Shalahuddin al Ayyubi, wa Juhuduhu fil Qadha’ ala Daulah al Fatimiyah wa Tahriri Baitil Maqdis”, yang mengungkap dua kali upaya pembunuhan terhadap Shalahudin oleh pasukan bentukan tokoh Syiah Ismailiyah, Hasan Ash-Shabah.
Munculnya pasukan Assasins, atau dalam istilah Arabnya “Al-Hasyisyiyah”, tidak terlepas dari keberadaan Dinasti Fathimiyah (Ubaidiyah) di Mesir.

MITOS DUSTA TENTANG ZOINIS ISRAEL



Ketika seseorang menyebut nama Zionis-Yahudi, maka benak masyarakat tentang bangsa tersebut adalah bangsa yang kuat, cerdas, bangsa pilihan tuhan dan menjadi penguasa ekonomi, politik dan militer hampir di seluruh negara-negara di dunia. Memang bangsa ini merupakan kaum yang banyak diselubungi mitos dan kedustaan. Beberapa mitos yang terus dipelihara hingga kini dan terus disebarluaskan lewat corong-corong media massa yang dikuasainya.

Mitos lainnya yang melekat pada kaum Yahudi adalah bahwa mereka merupakan korban terbesar Perang Dunia II lewat peristiwa pembantaian massal yang dilakukan Nazi-Jerman lewat apa yang dinamakan Holocoust (The Final Solution). Hal ini kemudian menjadi dalil bagi mereka bahwa bangsa Yahudi sebagai kaum yang terdholimi yang pantas untuk di beri tempat untuk berkembang. 
Dari segi kekuatan militer, mitos yang paling banyak digembar-gemborkan kaum Zionis, adalah klaim bahwa tentara Zionis-Israel merupakan tentara yang paling canggih peralatannya, paling kuat staminanya, paling berani nyalinya, paling cerdik strateginya, dan paling hebat segala-galanya.

Keluarnya manusia dari kubur ini sama prosesnya dengan tumbuhnya tanaman



Jika kita mau menganalisa atau melakukan observasi terhadap tumbuhnya tanaman yang ada di sekitar kita, kita akan sadar terhadap terjadinya hati kebangkitan. Oleh karena itu, al-qur’an melukiskan bangkitnya manusia dari dalam kubur seperti tumbuhnya tanaman, sebagaimana yang di jeaskan dalam surat Qaaf ayat 11 yang artinya : “Dan kami hidupkan dengan air itu tanah yang mati (kering). Serperti itulah terjadinya kebangkitan.”
Di dalam tafsir Shawiy disebutkan bahwa keluarnya manusia dari kubur ini sama prosesnya dengan tumbuhnya tanaman. Tanaman bisa tumbuh subur jika disiram dengan air, begitu juga yang terjadi pada hari kebangkitan. Sebelum Allah membangkitkan manusia dari dalam kuburnya, Allah menyirami permukaan alam ini dengan menurunkan hujan, yang airnya seperti sperma. 

Tatap Mata si Kecil Ini. Dia Tewas Diroket Rezim di Aleppo. Satu dari 130 yang Syahid (dengan Izin Allah)



Tataplah mata bening bayi ini, mata yang sudah tidak melihat lagi sesudah nyawanya melayang akibat luka-luka ketika pasukan rezim Basyar al-Assad melontarkan roket demi roket ke arah kotanya: Aleppo.

April 3 - Aleppo - Aleppo City Medical Council

Sampai di penghujung hari Selasa, 2 April 2013, NGO yang bernama Local Coordination Committees mencatat dan mendokumentasikan – lengkap dengan biodata, foto atau video – jatuhnya 130 nyawa akibat perang di berbagai kawasan Suriah. Termasuk di antara mereka adalah 6 wanita dan 11 anak. Di Aleppo – kawasan utara Suriah yang sebagian besarnya sudah dikuasai oleh para pejuang – jatuh 48 orang syuhada (dengan izin Allah). Sebanyak 40 orang tewas di Damascus dan kawasan sekitarnya; 11 di Homs; 9 di Idlib; 8 di Dara’a; 5 di Hama; 4 di Deir Ezzur; 1 di Raqqa dan 1 lagi syahid di Lattakia.

Rasul Menyebutkan Zina Di Akhir Zaman Pada Saat Shalat Kusuf



 “Wahai umat Muhammad, tidak ada yang lebih tersinggung (ghirah) melebihi Allah ketika seorang hamba laki-laki dan perempuan berzina. Hai umat Muhammad seandainya kalian mengetahui apa yang aku ketahui apa yang aku ketahui niscaya kalian akan banyak menangis dan sedikit tertawa.”

KEMUDIAN, Rasulullah mengangkat kedua tangannya dan berkata, “Ya Allah, apakah hal ini sudah aku sampaikan?” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ada rahasia yang penting dibalik penyebutan dosa besar zina pada saat shalat kusuf. Yaitu maraknya perzinaan adalah tanda-tanda akan hancurnya dunia dan semakin dekatnya hari kiamat, dan gerhana adalah satu satu bentuk tanda kiamat.
Imam al Qurthubi dalam kitabnya al-Mufhim Limaa Asykala min Talkhiishi Muslim, dalam mengomentari hadits Anas di atas, mengatakan:

Apa Kabar Rifqa Bary, Murtad Melalui Facebook?



Add caption
HATI-hati jika membiarkan anak Anda yang Muslim, yang masih ABG dan labil, bercengkerama di dunia maya, khususnya situs jejaring sosial seperti Facebook.

Brian Williams tidak yakin apa yang membuat temannya bercerita. Ia bertemu Rifqa Bary, seorang siswa SMA dari Gahanna, Ohio, di sebuah gereja di Universitas Ohio State akhir tahun lalu. Rifqa sangat santun dan sangat ingin tahu, ia menceritakan bahwa ia datang dari keluarga Muslim, tetapi ia telah menjadi Kristen. Orang tuanya murka. Menurut Rifqa, dia harus menyembunyikan keyakinan barunya, menyembunyikan Alkitab, dan menyelinap pergi untuk ke gereja. Rifqa menuduh orang tuanya: akan membunuhnya karena ia beralih ke agama Kristen.

Ketika Tokoh Syiah Mengungkapkan Rahasianya



Sekitar pertengahan tahun 2006 saya ‘bertaqiyyah’ sebagai pemuda Syi’i. Tujuan saya, melakukan penelitian lapangan. Kawan-kawan dan Ibu saya sempat protes, kenapa harus pura-pura jadi Syiah untuk investigasi di lembaga Syiah?

“Memaksa Syiah untuk membuka diri itu tidak mudah, biasanya sesama orang syiahnya mereka bisa terbuka”, jawab saya pada mereka. “Sudahlah jangan khawatir, di belakang saya ada yang membimbing,” jelas saya pada Ibu yang sempat melarang saya untuk melakukan kegiatan ini.
Saya pun bergerak ke sebuah Yayasan “Y” milik Syiah yang terkenal kota B di Jawa Timur. Untuk jaga-jaga, saya tidak membawa KTP, tapi KTM (kartu tanda mahasiswa). Sebab jika menunjukkan KTP, khawatir ‘intel-intel’ Syiah mengecek ke rumah. Saya memperkenalkan diri sebagai mahasiswa yang ingin belajar Syiah.

Kamis, 04 April 2013

Hamas: Kami Tak Akan Lepaskan Sejengkal Tanahpun dari Bumi Palestina



Gerakan Perlawanan Hamas menegaskan, perlawanan menghadapi penjajah zionis akan tetap menjadi pilihan strategi bagi bangsa Palestina dalam menempuh jalan mengembalikan hak dan prinsip serta mengembalikan tanah yang dijajah dan juga membebaskan tempat suci di Palestina.

Hamas menegaskan dalam peringatan Hari Bumi ke 37, bahwa mengandalkan jalan dan cara lain selain perlawanan hanyalah usaha mengejar fatamorgana yang hanya akan semakin memancing untuk mengalah dan mengalah dari hak.
“Kami tidak akan mengalah dari sejengkal tanah Palestina pun. Bangsa kami akan komitmen mempertahankan tanahnya dari sungai hingga laut. Rencana penjajah zionis dalam mengubah realitas, symbol dan tempat suci Islam di Palestina pasti akan gagal.” Imbuh Hamas.

Pastur Rusia : Kaum Muslimin Akan Mewarisi Dunia Ini



Seorang Pastur di Rusia mengakui, dalam sebuah Video yang tersebar di internet, bahwa masa depan adalah milik kaum muslimin, mereka akan mewarisi dunia ini dan mengisinya.”

Pastur Rusia tersebut menyebutkan bahwa alasan dibalik semua itu adalah karena ketekunan mereka dalam menyembah Allah sepenuhnya, ia mengatakan,”ketika melaksanakan Sholat Ied, Kaum Muslimin “meneror” lalu lintas dari lingkungan mereka, dan ribuan orang sujud merendah diri dihadapan Tuhannya.”
Pastur melanjutkan,”pemandangan ini yang telah hilang dari kita” dan kita tidak melihat kecuali hanya orang tua yang pergi ke gereja.”

KEUNGGULAN UMAT NABI MUHAMMAD SAW



UMAT NABI MUHAMMAD SAW
Salah satu kaum yang diazab adalah umat Nabi Nuh as, dimana mereka ditenggelamkan dengan bajir bandang yang sangat besar dan tak seorang pun bisa menghindarinya meskipun dia berada di tempat yang palong tinggi di dunia. Ada lagi kaum Nabi Luth as dan masih banyak kaum para Nabi lainnya yang Allah SWT turunkan azab.

Bukti kebesaran Allah SWT atas umat Nabi Muhammad SAW sangatlah jelas dan nyata, di zaman sebelum datangnya Nabi Muhammad SAW bilamana suatu kaum pengikut para Nabi berbuat dosa kepada Allah SWT (maksiat) maka Allah akan menulis dikeningnya umat yang berdosa tersebut dan tidak bisa ditutupi umat tersebut atas diri mereka masing-masing bahwa mereka berbuat dosa dan begitu banyak pula azab Allah yang diturunkan sebelum datangnya Nabi Muhammad SAW.