Selasa, 15 Januari 2013

Namaku Tasnim, Yatim-Piatu Suriah. Roket-roket Basyar Membunuh Mama, Baba dan Seluruh Keluargaku



321063_10152535308895727_1346029289_n
Namaku Tasnim ’Adnan Jum’ah dari kampung Mu’adhamiyah Syam di pinggiran Damascus. Umurku enam tahun. Aku tak bisa sekolah karena rezim membom sekolahku.

Keinginanku cuma satu: Hidup tanpa bahaya apa pun bersama Mama, Baba, kakak-kakak perempuanku, abangku  Mahmud. Aku sendiri anak ke delapan. Mahmud satu tahun lebih tua dariku. Aku cinta sekali semua kakak-kakak perempuanku. Mainanku banyak di rumah.
Pada hari Rabu 2 Januari 2013 lalu, Mama masak makanan enak dan kami makan di dekat pemanas rumah. Sambil makan, aku main dengan Mahmud. Tiba-tiba roket dari MiG jatuh ke rumah kami. Itulah hal terakhir yang aku ingat.

Sekarang semua sudah tidak ada. Mamaku, Aminah Jum’ah, Babaku ‘Adnan Jum’ah, kakak sulungku Du’a, saudara-saudara perempuanku yang lain Habah, Bayan, Rawn, Hanan, Hanin dan abangku tercinta Mahmud, juga sudah pergi.

Minggu, 13 Januari 2013

Lihat Bagaimana Pejuang Pembebasan Suriah Memperlakukan Para Tawanan Perang


l

 iran prisoner

Mereka disebut ‘teroris’ oeh Basyar al-Assad yang kakitangannya melakukan pemboman tanpa henti di seluruh kawasan Suriah, yang preman-premannya menyiksa, memperkosa dan memutilasi para tawanan. Mereka disebut ‘teroris’ oleh Washington yang mengaitkan mereka dengan, misalnya, Al-Qaidah.

Tetapi Jaysul Hurr (pasukan pembebas Suriah atau Free Syrian Army) menunjukkan ketinggian adab mereka di banyak kesempatan, termasuk ketika pada Agustus 2012 lalu mereka menangkap lalu menyandera 48 orang Iran yang menurut mereka adalah anggota Garda Revolusi yang didatangkan dari Teheran untuk membantu Assad menumpas revolusi.
Selama lima bulan dalam sekapan para pejuang, ke 48 orang itu diperlakukan dengan baik, sampai akhirnya mereka ditukar dengan dibebaskannya 2130 warga Suriah yang disekap dan di siksa oleh pemerintah mereka sendiri, rezim Basyar al-Assad, di berbagai penjara.

Subhanallah, Al Quds dan Sebagian Arab Saudi Diselimuti Salju



 
Musim dingin melanda kota suci tiga agama Yerusalem, yang terburuk dalam 20 tahun. Sekolah-sekolah dan jalan tol ditutup, saat salju setebal 20 cm menyelimuti pusat kota. Transportasi massa tidak beroperasi, sedangkan kendaraan pribadi terjebak di tengah cuaca buruk.

Tumpukan salju menebal setelah selama lima hari cuaca buruk, hujan, angin, dan salju. Suhu udara juga turun di bawah titik beku. Meski temperatur dingin biasa dirasakan di Yerusalem, salju yang bertumpuk itu fenomena luar biasa.
Jalan raya yang menghubungkan Yerusalem-Tel Aviv ditutup, sementara warga Palestina di Tepi Barat juga merasakan dinginnya salju. Belasan orang lainnya terpaksa mengungsi dari rumah mereka yang kebanjiran.

Di Saudi Turun Salju; Tanda Jelas Akhir Zaman?



saudi-salju_islampos
SESUATU yang janggal terjadi Rabu (9/1/2013) di Arab Saudi. Worldbulletin menurunkan berita bahwa Tabuk—salah satu lokasi perang yang terjadi di zaman Rasulullah—diguyur salju yang sangat lebat, setelah beberapa jam lamanya dihantam badai yang sangat dahsyat.

Seperti diketahui, Arab Saudi merupakan daerah gurun pasir yang sangat panas. Matahari bersinar sepanjang hari. Turunnya salju menjadi suatu fenomena alam yang langka.

Penduduk Tabuk dan juga orang-orang yang datang dari daerah lain menikmati hujan salju yang jarang terjadi itu. Jalan-jalan terutama yang menuju Gunung Alluz dipenuhi oleh kendaraan bermotor.

Para petugas keamanan, pengatur lalulintas, serta pertugas kesehatan diterjunkan ke berbagai tempat berbeda guna memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Perlukah Revolusi Islam di Indonesia?



image
Pertama-tama saya sedikit mengangkat peristiwa revolusi Islam di Suriah belum secara general. Kita telah mengetahui bersama bahwa operasi pembebasan Suriah dari rezim Assad muncul dari berbagai faksi-faksi Islam. Tujuan mereka semua sama: Membebaskan Suriah dan mengembalikan nilai-nilai Islam di negeri Syam tersebut. Diantara banyak faksi Islam yang membebaskan Suriah, ada satu faksi yang bisa diangkat sebagai contoh mewakili faksi-faksi yang ada di sana.
Jabhah Nusrah adalah milisi pembebasan Suriah yang dibentuk oleh Ikhwanul Muslimin cabang Turki yang berbatasan langsung dengan Suriah. Sayap militer tersebut saat ini dipimpin oleh Mohammad Faruq Tayfur yang juga merupakan wakil Ikhwanul Muslimin di Suriah. Sedemikian gencarnya Jabhah Nusrah membebaskan Suriah -sekarang Allepo sudah dikendalikan oleh milisi ini- sampai membuat Amerika Serikat memberikan stempel teroris kepada Jabhah Nusrah.

Zaqqum Dunia ada di Thaif , Saudi



 
Mendengar kata Arab Saudi, salah satu hal yang mungkin terbayang dalam kepala kita adalah panas. Maklum, bagaimana tidak, dataran Arab memang sudah ditakdirkan seperti itu oleh Allah swt. Tapi jangan heran, tidak demikian dengan sebuah kota bernama Thaif. Thaif, jika di Indonesia, mungkin seperti Bandung, yang sejuk.

Thaif adalah sebuah daerah yang terletak hanya 80 km dari Mekah, tetapi mempunyai iklim yang sungguh berbeda dengan Mekah. Di Mekah mungkin orang sudah kepanasan karena suhu 48 derajat celcius. Perbedaan yang tentu saja selalu membuat kening orang berkerut karena terasa jomplang sekali dikarenakan kedua kota itu berada di Saudi, dan bisa dibilang “bersaudaraan” karena jaraknya yang hanya bisa ditempuh dengan waktu hanya 1,5 jam saja mengenakan kendaraan.

Abu Fida Mantan Jihadis Al Qaeda Buat Partai di Yaman



 
Sejumlah mantan pemimpin al-Qaeda di Yaman berencana akan membentuk partai politik dengan Identitas Islam, dan mereka membantah bahwa partai tersebut adalah bagian dari al-Qaeda.

Salah seorang pendiri, Muhammad Rashad sa’ed (Abu Fida) mengatakan bahwa partai tersebut bernama “Ittihad al-Yamani lilinqadz” (Uni Yaman rescue), ia menjelaskan bahwa mereka sedang dalam proses mengisi formulir dan pengumpulan data yang diperlukan sesuai Undang-undang yang berlaku.
Abu Fida membantah bahwa partai tersebut merupakan lengan partai politik al-Qaeda, dan ia mengatakan bahwa partainya terbuka untuk semua warga Yaman yang beridentitas Islam. Ia menyerukan kepada setiap orang untuk meletakkan senjata  dan menuju kepada aksi politik yang damai jauh dari pertumpahan darah, dan mengajak seluruh komponen politik dan masyarakat untuk saling bekerjasama.

Jumat, 11 Januari 2013

Timur Tengah Semakin 'Phobia' Ikhwanul Muslimin, Kenapa?



Sebuah pertemuan tertutup antara para petinggi  Majelis Nasional Kuwait membahas masalah keamanan di negara tersebut, bersama Perdana Menteri Kuwait, Sheik Jaber Al-Mubarak Al Sabah dan juga para wakil menteri (10/01). Pertemuan tersebut berlangsung hingga enam jam.

Setelah pertemuan tertutup tersebut, hasil dari pertemuan itu dikemukakan oleh anggota parlemen yang juga menghadiri acara pertemuan tersebut.
Hasil dari pertemuan itu menyatakan bahwa terdapat sebuah keterkaitan antara jaringan Ikhwanul Muslimin di Uni Emirat Arab (UEA) dengan para pengusaha "besar" di Kuwait yang juga disinyalir sebagai penyandang dana dari berbagai aktivitas Ikhwanul Muslimin dimanapun.

Amerika Semakin Khawatir Jika Sayap Militer Ikhwan, Jabhah Nushrah Memenangkan Pertempuran di Suriah



Ada kekhawatiran yang sangat dalam oleh Pemerintah Amerika Serikat (AS), mengenai krisis di Suriah. Yaitu implikasi dari kontrol terhadap berbagai gerakan Jihad Islam yang semakin berkembang dan berkali-kali memenangkan pertempuran di Suriah.

Pejabat senior AS, pada sebuah pertemuan dengan sejumlah wartawan di London kemarin (09/01). Menyatakan bahwa situasi politik memerlukan solusi politik konkrit di Suriah, tetapi semua itu belum sampai mencapai konkrit. Karena saat ini situasi di Suriah semakin hari semakin tidak menentu.
AS merasa khawatir dengan kemenangan dari beberapa organisasi jihad Islam seperti Jabhah Nushrah yang beraliansi dengan Ikhwanul Muslimin dan Front Kemenangan Suriah yang berafiliasi dengan Al Qaedah di Irak. "Ini sudah menjadi sangat mengkhawatirkan, bahwa kelompok-kelompok radikal Islam telah menguasai berbagai sarana publik di Suriah, mereka semakin cepat memenangkan pertempuran dengan Pemerintah otoriter rezim Assad. Kita bergembira rezim Assad sudah semakin terdesak, tetapi kita juga sedih karena yang memenangkan pertempuran adalah organisasi teroris, seperti Front Kemenangan Suriah dan Jabhah Nushrah," ungkap pejabat tersebut.

D.Cappucino Kafe ‘Islami’ Yang Bikin Kubu Liberal Mesir Emosi



kaf
JIKA selama ini kafe di Mesir identik dengan sebuah tempat nongkrong ala barat dan semakin populer di Mesir selama satu dekade terakhir. Namun sudah ada nuansa baru kafe setelah era kubu Islamis berkuasa di Mesir saat ini.

Sewaktu kafe D.Cappucino dibuka pada bulan Mei lalu, kafe ini hanya menarik sedikit perhatian di luar kawasan kelas menengah atas Kairo di lingkungan Nasser.

Tapi ketika krisis politik di Mesir membuat warga terpolarisasi antara kubu liberal dan Islamis, tiba-tiba perhatian nasional menjadi fokus pada kafe tersebut, yang dianggap melayani pelanggan dengan nilai-nilai ‘konservatif’.
Tentu ada perbedaan utama kafe D.Cappucino dengan kafe-kafe yang ada di Mesir pada umumnya – di sini pelanggan didorong untuk menyesuaikan diri dengan gendernya masing-masing, dengan satu bagian terpisah khusus untuk keluarga.

Pelanggan yang masuk kafe mencari syisa, akan kecewa karena barang tersebut dilarang di kafe ini, tentunya termasuk merokok.