Rabu, 03 Oktober 2012

Iblis Datang dari Muka, Belakang, Kanan, dan Kiri



Di dalam Al Qur’an, akan kita dapati sebuah rekaman dialog antara Allah SWT dengan iblis yang dihukum oleh Allah. Dalam dialog tersebut, iblis menyatakan untuk selalu menyesatkan manusia. Hal tersebut terekam dalam surat Al A’raf ayat 16-17 berikut ini:

“Iblis menjawab: ‘Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan men-dapati kebanyakan mereka bersyukur (ta’at).’” (QS. Al A’raf : 16-17)

Kehilangan tangan tak membuatnya berhenti berjihad, Subhanallah



Kisah seorang mujahid Suriah yang tetap berjihad walau satu tangannya telah diamputasi

Ketegaran mujahidin Suriah di medan ribath dan jihad sungguh sangat mengagumkan. Adalah Sami Rahmaun, seorang mujahid yang tetap bertempur di garis depan meski ia telah kehilangan salah satu tangannya.

Sami Rahmaun adalah komandan mujahidin brigade Abul Alamain di distrik Halfaya, propinsi Pinggiran Hamah. Pertempuran dengan persenjataan sederhana melawan militer rezim Suriah yang jauh unggul di bidang jumlah personil dan persenjataan memaksa mujahidin untuk menempuh taktik gerilya.

Minggu, 30 September 2012

Seperti inilah Analogi Pohon dan Tulang dalam Al-Qur’an



DALAM Al-Quran terdapat banyak rahasia-rahasia tersembunyi yang tidak akan diketahui kecuali dengan merenungkan Kitab yang agung ini. Semua ayat-ayat suci saling berkaitan satu sama lain membentuk sebuah struktur bahasa yang sempurna, dan hal ini yang ingin kami ungkapkan melalui teks Al-Quran berikut:
“Dan ia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: ‘Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?’ (78), Katakanlah: ‘Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk(79), yaitu Tuhan yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau, maka tiba-tiba kamu nyalakan (api) dari kayu itu’(80), (QS. Yasin: 78-80).

Kissinger Prediksi Israel Lenyap 10 Tahun Lagi



Siapa tidak kenal Henry Kissinger. Meskipun tidak menduduki jabatan resmi di Gedung Putih Washington tapi politikus gaek berdarah Jerman ini dianggap bapak pembina politik. Mengingat peranannya sebagai koordinator Grup elite Bilderberg, di mana persoalan dunia diputuskan di sana oleh sekitar 200 tokoh penting dunia.

Henry Kissinger adalah pendukung utama Israel dan peretas teori politik Amerika di masanya. Namun belakangan dia mengejutkan jagat perpolitikan Israel. Ia menegaskan bahwa setelah 10 tahun, “negara Israel” tidak akan ada lagi. Ini sebuah perubahan signifikan dalam pemikiran laki-laki yang satu ini. Padahal sebelum ini, ia telah me-“nazar”-kan keseluruhan hidupnya untuk menjaga eksistensi Israel dari kehancuran.

SEBUAH KISAH NYATA TENTANG KEBAIKAN



Suatu hari saya naik angkutan kota dari Darmaga menuju Terminal Baranangsiang, Bogor. Pengemudi angkot itu seorang anak muda. Didalam angkot duduk 7 penumpang, termasuk saya. Masih ada 5 kursi yg belum terisi.

Di tengah jalan, angkot2 saling mnyalip untuk berebut penumpang. Tapi ada pmandangan aneh. Di depan angkot yg kami tumpangi, ada seorang ibu dgn 3 orang anak remaja berdiri di tepi jalan. Tiap ada angkot yg berhenti dihadapannya, dari jauh kami bisa melihat si ibu bicara kepada supir angkot, lalu angkot itu melaju kembali.

Dakwah di Negeri Para Pelawak




Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar kata "pelawak". Mungkin yang terbayang dalam benak kita adalah orang-orang yang memakai busana-busana aneh dan berbicara tak tahu arah. Yang penting bisa bikin orang ketawa. Parahnya lagi, yang jadi lawakan adalah hal-hal yang menyangkut seksual. Naudzubillah...inilah potret negeri kita.

Manusia Indonesia selalu disuguhkan lawak. Bahkan hampir di setiap stasiun TV ada program acara lawak-lawak. Sebenarnya Islam tak pernah melarang untuk melawak. Asalkan isi lawakannya tak berisi kebohongan dan tak bertentangan dengan syariat. Tapi di negeri kita para pelawaknya kebanyakan memamerkan aurat. Sudahlah isi lawakan banyak yang nggak bermutu dan banyak maksiatnya.

Kisah Sedekah yang Menyentuh Hati



Kisah di bawah ini adalah kisah yang didapat dari milis alumni Jerman, atau warga Indonesia yg bermukim atau pernah bermukim di sana . Demikian layak untuk dibaca beberapa menit, dan direnungkan seumur hidup.Saya adalah ibu dari tiga orang anak dan baru saja menyelesaikan kuliah saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen sangat inspiratif, dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang memilikinya.

Tugas terakhir yang diberikan ke para siswanya diberi nama "Smiling." Seluruh siswa diminta untuk pergi ke luar dan memberikan senyumnya kepada tiga orang asing yang ditemuinya dan mendokumentasikan reaksi mereka. Setelah itu setiap siswa diminta untuk mempresentasikan didepan kelas. Saya adalah seorang yang periang, mudah bersahabat dan selalu tersenyum pada setiap orang. Jadi, saya pikir,tugas ini sangatlah mudah. Setelah menerima tugas tsb, saya bergegas menemui suami saya dan anak bungsu saya yang menunggu di taman di halaman kampus, untuk pergi kerestoran McDonald's yang berada di sekitar kampus.

Protes Film Hina Nabi, Hidayat Komandoi Lempari Kedubes AS



Mantan Presiden PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) mengomandoi kader PKS untuk melempari kantor Kedutaan Besar (Kedubes) AS dengan gumpalan kertas putih sebagai simbolisasi perlawanan terhadap penistaan Islam dalam film The Innocence of Muslims.
Hidayat Nur Wahid yang pertama kali melempar gumpalan kertas putih ke arah Kedubes AS saat demo hari ini, Ahad (30/9/2012). Kemudian diikuti oleh Ketua PBNU KH Slamet Effendi Yusuf, perwakilan Komunitas Biksu Dwi Wirya dan politisi senior PDI Perjuangan Sabam Sirait, disusul oleh kader PKS lainnya.

100 Ribu Massa PKS Teriak 'Amerika Teroris' di Depan Kedubes AS



JAKARTA (30/9) - Tak kurang dari 100 ribu kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggeruduk kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, siang ini. Massa PKS ini memprotes sejumlah penghinaan yang dilakukan Barat terhadap Nabi Muhammad saw dan Islam.

Massa terlihat tumpah ruah menutupi seluruh badan jalan di sepanjang jalan depan Kedubes AS. Mereka datang dari lima wilayah di DKI Jakarta. Mereka datang berduyun sejak pukul 12.00 WIB siang.

Sabtu, 29 September 2012

Renungan Hari ini



Pagi itu klinik sangat sibuk. Sekitar jam 9:30 
seorang kakek berusia 70-an datang untuk membuka jahitan pada luka di ibu-jarinya. Saya menyiapkan berkasnya dan memintanya menunggu, sebab
semua dokter masih sibuk dan mungkin dia baru dapat ditangani
setidaknya 1 jam lagi. Sewaktu menunggu, pria tua itu nampak gelisah, sebentar-sebentar melirik ke jam tangannya. Saya merasa kasihan. Jadi ketika sedang luang saya sempatkan untuk memeriksa lukanya. Nampaknya cukup baik, sudah kering dan
tinggal membuka jahitan dan memasang perban baru. Pekerjaan
yang tidak terlalu sulit, sehingga atas persetujuan dokter, saya
putuskan untuk melakukannya sendiri.



Sambil menangani lukanya, saya bertanya apakah dia punya janji
lain hingga tampak terburu-buru. Lelaki tua itu menjawab tidak, dia
hendak ke rumah jompo untuk makan siang bersama istrinya,
seperti yang dilakukannya sehar i- hari.