Selasa, 07 Agustus 2012

"CATATAN DARI SEORANG IBU UNTUK ANAKNYA YANG SEORANG AKTIVIS..."



Orang bilang anakku seorang aktivis. Kata mereka namanya tersohor di kampusnya sana. Orang bilang anakku seorang aktivis. Dengan segudang kesibukan yang disebutnya amanah umat. Orang bilang anakku seorang aktivis. Tapi bolehkah aku sampaikan padamu Nak? Ibu bilang engkau hanya seorang putra kecil Ibu yang lugu.

Anakku, sejak mereka bilang engkau seorang aktivis, ibu kembali mematut diri menjadi seorang ibu aktivis. Dengan segala kesibukanmu, ibu berusaha mengerti betapa engkau ingin agar waktumu terisi dengan segala yang bermanfaat. Ibu sungguh mengerti itu Nak, tapi apakah menghabiskan waktu dengan ibumu ini adalah sesuatu yang sia-sia Nak? Sungguh setengah dari umur ibu telah ibu habiskan untuk membesarkan dan menghabiskan waktu bersamamu nak, tanpa pernah ibu berpikir bahwa itu adalah waktu yang sia-sia.

Mereka, Anda, dan Saya adalah Seorang Pelayan



Dalam situasi tertentu, saya kadang tak habis pikir mengapa kita bisa begitu angkuh dengan status sosial ataupun jabatan yang sedang diemban. Seringkali embel-embel tambahan seperti gelar kesarjanaan, posisi di sebuah perusahaan, hingga relasi sosial dengan seorang pejabat ternama membuat kita begitu pongah dan tak lagi sadar bahwa kaki ini mulai melayang ke udara. Kita lupa bahwa tak memiliki sepasang sayap, sehingga kapan pun kita bisa jatuh terjerembab ke tanah.

Padahal jika kita mau berpikir dan mencermati setiap hal yang dilakukan, kita adalah pelayan. Tidak lebih dari itu. Pelayan disini bisa juga bermakna sebagai pembantu. Persepsi umum yang berlaku dalam masyarakat adalah semakin tinggi posisi atau kedudukan seseorang dalam suatu pekerjaan, maka semakin tinggi pula derajatnya. Jika derajat diartikan sebagai kekayaan secara materi, anggapan itu hampir sepenuhnya benar. Namun jika derajat diartikan sebagai posisi kita sebagai manusia yang bermakna bagi sesama, persepsi tadi bisa saja sama sekali salah. Terlalu banyak orang-orang yang berwenang sebagai pengambil kebijakan yang lupa kalau ia sebenarnya adalah seorang pelayan.

Senin, 06 Agustus 2012

MELIHAT SISI LAIN MASKOT OLIMPIADE 2012



maskot olimpiade London 2012 (gambar dari republica.co.id)
Ada banyak teori konspirasi ketika melihat olimpiade 2012, walau sekedar sisi lain yang berusaha mengisi saat perhatian kita kepada energi luar biasa yang di perlihatkan seluruh atlet yang berpartisipasi. Hal yang dapat menghasilkan pikiran-pikiran yang bernuasa spritualisme, hingga menilai sesuatu secara permisif yang tak elegan. Pikiran yang bersifat klise tersebut diejewantahkan kepada prinsip-prinsip konspirasi yang mengarah kepada pembukaan Olimpiade London 2012 yang berlangsung Jumat (27/7). Atau bisa dibilang pembukaan Olimpiade London 2012 sarat sebagai ajang pamer lambang Zionisme, Iluminate, Satanisme terbesar didepan publik.
Hal pertama bisa dilihat dari maskot olimpiade yang bernama Wenlock dan Mandeville. Nama maskot dengan simbol mata satu tersebut diambil dari kota “Much Wenlock’ di Shropshire, dan kata ‘Mandeville’ diambil dari nama ‘Stoke Mandevill’, yang merupakan sebuah desa di Buckinghamshire. Uniknya jika nama kedua maskot itu dipenggal, bakal menghasilkan; ‘Wenlock = we unlock’ (kami membebaskan), dan ‘Mandeville = man devil’ (Iblis dari kalangan manusia) jadi bila kedua nama maskot disatukan bakal menjadi ‘Kami Membebaskan iblis Dari Kalangan Manusia (Dajjal)’.

Efek Misterius Puasa pada Otak


Saat kita berpuasa, tentunya pola makan mengalami perubahan dibanding hari-hari biasa di luar bulan Ramadan. Walhasil, banyak perubahan terjadi pada tubuh. Mulai dari sistem pencernaan hingga otak.

Karena selama puasa ada pelepasan hormon yang mengganggu cara tubuh dalam perubahan makanan menjadi energi, maka mengakibatkan jumlah mitokondria dalam neuron otak (yang memberitahu sinyal lapar) akan meningkat.

Unik, puasa ternyata memberi beberapa manfaat misterius untuk otak. Sebuah studi yang dilakukan National Institute on Aging menunjukkan bahwa pengurangan selang waktu makanan dapat melindungi otak dari penyakit seperti Alzheimer dan Parkinson.

Pengaruh Puasa untuk Ibu Hamil dan Menyusui



Ada sebuah penelitian yang dilakukan di perkampungan Afrika Barat untuk mengetahui pengaruh puasa bulan Ramadhan terhadap kinerja metabolisme di kalangan wanita hamil dan menyusui.

Tim peneliti menemukan bahwa semua ibu menyusui dan 90 % persen ibu hamil di desa tersebut menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Pengukuran kadar glukosa serum, asam lemak bebas,  zat-zat keton, alanin, insulin, glukagon, dan level hormon tiroksin (T3) pun dilakukan.

Sampel-sampel penelitian diambil pada pukul 07.00 dan 19.00 dari 22 ibu hamil, 10 ibu menyusui, serta 10 wanita lain yang tidak hamil dan tidak menyusui, sebagai pembanding. Hasilnya kemudian dikomparasikan dengan pengukuran komponen-komponen ini yang dilakukan pada hari di luar Ramadhan setelah para responden diinstruksikan untuk tida mengonsumsi makanan selama semalaman (layaknya Ramadhan).

Awas, Hati-hati Ketika Anda Bangun dan Tidur


Setelah belanja di pasar, saya hendak mengambil motor. Dan ternyata tepat di depan saya, seorang sedang menjebol kunci motor saya. wah beginkah curanmor itu? dia menstater motor saya. Saya teriak dan kupegangi pegangan besi bagian belakang. Anehnya tidak ada yang menolong saya. Saya rasakan betapa tanganku tidak kuat lagi menahan motor. aku terseret, terpelanting dan jatuh..

Saya terjatuh dari tempat tidur. motorku hilang. bukan cuma motor, tapi pasar itu juga hilang...lsemuanya. Lenyap! Ya, saya terbangun dari mimpi. Begitu nyata mimpi itu. Saya benar-benar panik. Saya melihat sendiri motor saya dijebol maling. Saya mendengar sendiri motor itu distater. Saya benar-benar memegang motor itu. dan semuanya kini telah lenyap.

Yang ada kini adalah kamar.Yang saya rasakan adalah dinginnya lantai. Yang kulihat sekarang adalah tempat tidur, langit-langit kamar..

Tragedi Colorado = Ritual Pemujaan Setan?



Anda masih ingat James Holmes? Joker Penembak di Corolado saat Pemutaran Film Batman. Dia adalah seorang mahasiswa kedokteran di Universitas Colorado, mengejar gelar PhD dalam ilmu saraf demikian laporan ABC News.
Pada saat serangan itu, Holmes mengecat merah rambutnya dan menyebut dirinya sebagai “The Joker,” salah satu musuh dalam seri Komik yang terinspirasi film DC Batman.
The New York Times meunurunkan laporan bahwa Billy Kromka, seorang mahasiswa pra-kedokteran di University of Colorado, Boulder, bekerja dengan Mr Holmes selama tiga bulan musim panas lalu sebagai asisten penelitian di lab di Kampus Kedokteran Anschutz.  Mr Kromka mengatakan ia terkejut mengetahui Mr Holmes menjadi tersangka penembakan. Dia menghabiskan sebagian besar waktunya tenggelam dalam komputer, sering berpartisipasi dalam role-playing game online

Sudah ada dugaan bahwa James Holmes terlibat dalam gerakan pemikiran Sesat “Mind Control” Illuminati yang menghipnotisnya untuk melakukan tindakan brutal tersebut. Tentunya, Illuminati yang mengendalikan pikirannya dalam tujuan tertentu.

CUKUP DAN TAK CUKUP


Di suatu siang di dalam masjid, saya berbincang tentang kehidupan dengan seseorang. Dia dikaruniai dua pasang kaki yang tidak sempurna. Meski sekilas orang akan mengasihinya, bisa jadi justru kitalah yang mungkin layak dikasihani. Kenapa ? Karena, lelaki yang mempunyai raut muka tegar itu menyimpan segudang kehebatan yang kadang tak dimiliki sosok manusia sempurna secara fisik. Kehebatannya adalah dia tak pernah mengeluh sepanjang hidupnya, karena mengeluh itu sifat terlemah dari manusia. Kekurangan pada dirinya ia syukuri sehingga melahirkan prasangka positif dan fikirannya kreatif untuk mencari rizki. Dia membuat kerupuk singkong yang dijajakan dan hasilnya dapat menafkahi anak-istrinya dengan cara dan jalan terhormat. Lain halnya dengan sahabat yang bersua dalam perjalanan, ia mengeluh karena gajinya hanya Rp 3 juta. Menurut penuturannya, gaji sebesar itu tidak cukup untuk bayar cicilan motor, susu anaknya, bayar kontrakan rumah, listrik dan lain-lain. Dia mengaku perlu gaji Rp 6 juta untuk dapat hidup cukup. Saya masih ingat dulu sahabatku ini mengeluh punya gaji Rp 1 juta dan ingin Rp 3 juta. Ketika Allah mengabulkan keinginannya, sekali lagi saya mendengar ia masih mengeluh. Bahkan pada saat mulai masuk kerja pertama kali, gajinya hanya Rp 300 ribu sebagai penjaga malam. Saya ingat, dulu ia tak mengeluh dengan Rp 300 ribu itu.

RAHASIA ADZAN SUBUH


 "Ash shalaatu khairun minan naum". Jika kita terjemahkan, akan berarti "Shalat itu lebih baik daripada tidur". Tetapi coba perhatikan baik baik. Mengapa kalimat itu hanya dikumandangkan saat adzan Subuh saja?

Dalam kalimat itu Allah SWT ternyata sedang memberikan isyarat kasih sayangnya pada kaum muslimin, sebuah isyarat yang sering kita abaikan maknanya.

Lalu mengapa isyarat itu justru dikumandangkan hanya pada adzan shalat Subuh, tatkala kita semua sedang terlelap, dan bukan pada adzan untuk shalat lain? 

Sabtu, 04 Agustus 2012

Cara Berbuka Rasulullah


 

Nabi Muhammad selalu menyegerakan berbuka puasa ( ifthar ) dan tidak menunda-nunda berbuka ketika matahari telah terbenam sebagai pertanda masuknya waktu shalat Maghrib.

Menyegerakan berbuka puasa itu sejalan dengan fitrah manusia yang ingin cepat menghilangkan rasa haus dan laparnya setelah seharian berpuasa. Dan, dalam mengakhirkan berbuka, terdapat penambahan waktu berpuasa yang tidak ada manfaat syar’inya.

Sahl bin Sa’d meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda, “Manusia itu akan terus berada dalam kebaikan selagi dia menyegerakan berbuka puasa.” ( HR Bukhari dan Muslim ). Tindakan itulah yang selalu dilakukan oleh Nabi ketika berpuasa. Tapi, beliau tidak memulainya dengan makanan yang berat. Nabi memulai berbuka dengan memakan kurma basah ( ruthab ) jika memang ada. Kalau tidak ada, beliau berbuka dengan kurma kering.