Buku yang berjudul 'Lima Kota Paling Berpengaruh di Dunia' dilaporkan ke polisi, Senin (11/6). Alasan pelaporan buku terbitan PT Gramedia Pustaka Utama itu lantaran disebut-sebut mengandung pernyataan yang menghina Nabi Muhammad SAW.
Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI), Munarman, menjelaskan, pada halaman 24 buku karangan Doughlas Wilson itu ditemukan kalimat yang berbunyi Nabi Muhammad SAW menjadi perampok dan perompak. Selain itu, ungkap dia, dalam halaman tersebut, Nabi Muhammad juga disebut-sebut menyerbu karavan-karavan di Kota Madinah dan memerintahkan pembunuhan di sana.
"Ini jelas sebuah pelecehan lantaran Nabi Muhammad tidak demikian," ungkap Munarman sebelum memasuki ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.
Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI), Munarman, menjelaskan, pada halaman 24 buku karangan Doughlas Wilson itu ditemukan kalimat yang berbunyi Nabi Muhammad SAW menjadi perampok dan perompak. Selain itu, ungkap dia, dalam halaman tersebut, Nabi Muhammad juga disebut-sebut menyerbu karavan-karavan di Kota Madinah dan memerintahkan pembunuhan di sana.
"Ini jelas sebuah pelecehan lantaran Nabi Muhammad tidak demikian," ungkap Munarman sebelum memasuki ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.







