Sabtu, 14 Juli 2012

Al Qur'an Jelaskan Asal Muasal Bulan



"Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (Kebesaran Kami), kemudian Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang benderang , agar kalian (dapat) mencari karunia dari Rabb kalian , dan agar kalian mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas "
(Qur'an Surah Al Isra 17 : 12)

Dijelaskan dalam kitab Dalail an-Nubuwah , Imam Baihaqi dan Ibnu Asakir meriwayatkan sebuah hadits dari Said al Maqbari :

Abdullah bin Salam bertanya pada Rasulullah tentang bercak hitam yang terdapat pada permukaan bulan.

Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam menjawab :
"Asalnya , matahari dan bulan adalah 2 buah matahari. Lalu Allah berfirman,"Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran Kami) , kemudian Kami hapuskan tanda malam ...", jadi bercak hitam yang kau lihat itulah yang dihapus oleh Allah".

Ikrimah menyebut,"Allah mencipta sinar matahari dalam 139 bagian, sementara bulan hanya diberi satu bagian saja"

Ibnu Abu Hatim pernah meriwayatkan dari Muhammad bin Ka'b Ahbar yang berkata,"Ada 1 matahari pada malam hari, ada 1 matahari pada siang hari. Tapi kemudian Allah menghapus matahari yang ada pada malam. Itulah penyebab bercak hitam yang ada pada bulan".

Pada halaman cover depan Jurnal Scientific American dimuat gambar bulan ketika masih bersinar seperti matahari (gambar dari NASA SEPERTI GAMBAR INI) .

Mukjizat ini menunjukkan bahwa luasnya ilmu Allah yang termaktub dalam Al Qur'an dan tepatnya penjelasan Rasulullah Shalallahu Alaihi wassalam.

Pertanyaannya, SIAPA YANG MEMBERITAHU NABI MUHAMMAD YANG BUTA HURUF ITU TENTANG ASAL MULA BULAN ?

JAWABANNYA :"KATAKANLAH ALLAH (YANG MENURUNKANNYA). KEMUDIAN SETELAH ITU BIARKANLAH MEREKA BERMAIN-MAIN DALAM KESESATANNYA" (Qur'an Surah Al Anam 6 :91)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.