Rabu, 03 Oktober 2012

Waria Kawin



 SEORANG syeikh besar asal Mesir dalam sebuah kunjungan ke negeri kita tercinta bilang, “Indonesia adalah negeri impian setiap mereka yang ingin mulai menegakan Islam! Di negeri Anda ini, orang ikut pengajian yang terbina bisa begitu terang-terangan bahkan di depan sebuah markas kepolisian sekalipun! Luar biasa! Semoga Allah swt memberkati tanah tumpah darah kalian ini!”

Kita yang ngedenger perkataan itu kontan, mesam-mesem nggak karuan aja. Gimana nggak, emang betul juga sih apa yang dikatain ama the big man. Tapi, andai aja beliau tinggal rada lamaan di Indonesia, niscaya tuh orang bakalan ngeh kalo kemaksiatan dalam bentuk apapun begitu subur dan marak di negeri ini. Nah lho….? Dan yang paling baru ini, apalagi kalo bukan soal pernikahan sesama jenis. Wadoh!

Kita mengenalnya sekitar 5 taon yang lalu ketika dia tiba-tiba muncul di video klip grup band Naif. Karena lagunya emang punya daya bunuh yang lumayan luar biasa (inget nggak sama lirik ini: Jika ku mati, kau juga mati,…. Mengapa aku begini jangan kau mempertanyakan… ?), dan jadinya ngetop bahkan biasa dinyanyiin anak-anak TK, bintang video klip itu ikutan ngetop! Dia jadi direken di mana-mana. Avi, yang tadianya “cuman” seorang seorang waria biasa, menjadi “waria selebritis”!

Udah deh, setelah itu nggak usah kita bicarain gimana tuh tingkah laku dia setelah jadi artis. Mulai dari wara-wiri ngemsi, jadi presenter teve, sampe terjerat narkoba dan dikirim ke penjara! Singkatnya, Avi jadi salah satu sumber berita yang bisa dijual.

Dan yang terbaru ini, dia mo nikah (atau kawin? Jadi binun neh make istilah yang mana?) dengan seorang laki-laki (juga!). Wah! Karena di Indonesia nggak ada tuh yang namanya perkawinan sejenis kayak gitu, mereka rencananya mo lari ke Belanda. Tapi di Belanda, di Prancis, atawa di Amrik, apakah ada bedanya karena toh mereka berdua adalah tetep warga negara Indonesia dan setelah “nikah” bakalan balik lagi ke negeri ini? Kelak, mereka akan membuat sejarah yang sangat hitam untuk umat manusia.

Sama seperti apa yang udah dilakukan oleh Dorce Gamalama. Bagi kamu yang baru dilahirin “kemaren sore” (he he he, afwan yak?), mungkin nggak tau kalo tuh Bu Haji asalnya laki-laki tulen yang menurut pengakuannya udah mengoperasi ganti kelamin. Kok bisa? Kalo belom yakin, coba tanyain sama ortu atawa paman-bibi. Sekarang, mungkin setelah 15-20 taon Dorce berganti kelamin, orang nggak pernah tau dan nggak pernah lagi ngeributin apa status nih seleb. Tau nggak ambil pusing atawa gimana. Atau juga silau dengan segudang amal yang dilakukannya semisal ngebantu anak yatim, pembangungan masjid en many more…… Uhuk!

Buntut atawa efek semua itu, kita makin terbiasa aja dengan hal-hal seperti itu. Sok aja liat, hampir 50% pembawa acara infotainment tuh laki-laki yang begitu anggun (he he he maksudnya bences lha gitu….), sebagian besar para perancang busana terkenal adalah gay. Dalih mereka, “Kami juga mengharapkan jadi seperti ini. Kami juga pengen jadi orang normal dan hidup normal pula!”.

Kita boleh aja setuju kalo mereka pun mungkin tersiksa dengan kondisi seperti itu. Tapi bukankah hidup tuh akumulasi masalah ama ujian, dan kita dituntut untuk bisa melewatinya? Sedang Allah swt hanya menggariskan dua jenis kelamin yang boleh ada di muka bumi ini: laki-laki dan perempuan. Selain itu, maaf-maaf saja, there must have been something weird above!

http://remajaislampos.wordpress.com/2012/10/03/waria-kawin/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.