Jumat, 05 Oktober 2012

SEPERTI LEBAH..



Pernahkah Anda melihat lebah? Seekor atau sekumpulan lebah? Saya yakin pernah. Kalau saya perhatikan, lebah itu memiliki beberapa keunikan yang tidak dimiliki binatang lain. Contohnya sebagai berikut.

1. WARNA
Lebah memiliki warna yang tidak membosankan. Walau ada yang mengatakan kurang begitu indah, tetapi tetap saja tidak membosankan. Penampilan warnanya membuat mata kita seakan enggan untuk beralih melihat yang lain. Oranye dan hitam kalau tidak salah. Hanya dua warna, tetapi sungguh mempesona. Penampilannya sungguh menggoda untuk dilihat.

2. HABITAT
Seperti kita ketahui, lebah mempunyai habitat yang unik, yaitu bunga-bunga yang indah. Mawar, melati, atau bunga2 lain yang juga indah. Pernahkah Anda melihat seekor lebah menghampiri seonggok sampah atau kotoran? Tidak pernah ‘kan?

3. PERILAKU
Lebah memiliki perilaku yang baik. Perhatikan saja, di mana pun lebah hinggap di dahan, tidak pernah terlihat dahan yang dihinggapinya rusak. Apa pernah kita melihat lebah mengobrak-abrik taman bunga? Tidak pernah kan?

4. HASIL
Anda tentu tahu apa yang dihasilkan lebah. Ya, sesuatu yang rasanya, hmm.. dan manfaatnya, wooww.. Luar biasa.. Yaitu madu.. Sampai-sampai Allah berfirman:
"...Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan." (QS. An Nahl: 69)

5. TIDAK MENCARI MUSUH TETAPI TIDAK TAKUT PADA MUSUH
Seekor lebah tidak akan pernah mencari musuh. Pernah lihat seekor lebah (tanpa sebab) tahu-tahu menyerang manusia? Tidak ‘kan? Tetapi seekor lebah tidak akan pernah mundur jika sudah dimusuhi. Cobalah Anda usik sarang lebah, Anda pasti dikejar-kejar. Bahkan (mungkin saja nih..) Anda bersembunyi di dalam air pun ditungguin.. (hehe..)

6. KETAATAN YANG TINGGI KEPADA PEMIMPIN
Seekor lebah akan selalu taat kepada pemimpinnya, siapa? Yaitu ratu lebah. Ketika ratu lebah memerintahkan lebah pekerja melakukan tugasnya, maka dilaksanakanlah tugasnya itu. Berbeda dengan jenis lebah yang lain yang memiliki tugas yang berbeda pula. Mereka tidak pernah merasa iri dengan tugas yang dibebankan kepada mereka oleh ratu lebah.

Agaknya, hal-hal di atas sangat pantas kita contoh sebagai seorang muslim. Lihat saja, dari sejak penampilannya, seorang muslim sudah kelihatan indah. Orang akan senang melihat saudaranya seakidah. Demikian pula orang2 kafir, akan senang melihat umat Islam. Mengapa? Sebab penampilannya selalu mengundang rasa senang dan bahagia. Intinya, penampilan seorang muslim itu harus baik, agar juga bisa dipandang baik.

Seorang muslim, kemana pun dia berada, pantang baginya berbuat kerusakan. Dia tidak akan membuat rusuh lingkungan. Dia tidak akan membuat lingkungan menjadi rusak atau kacau balau. Justru keberadaannya di tempat itu membuat lingkungan merasa bahagia. Seolah-olah ada yang kurang, ketika seorang muslim tidak ada di sana.

Kemudian, seorang muslim itu juga menghasilkan sesuatu yang baik. Pemikiran-pemikiran yang dihasilkan selalu baik, masuk akal, dan menentramkan hati. Perkataannya juga mengandung kebenaran dan tidak pernah membawa pada kesesatan. Tingkah lakunya juga indah dipandang mata. Akhlaknya begitu tinggi seperti rasulullah. Hmm.. Subhanallah.. Inilah seorang muslim itu.. Menghasilkan sesuatu yang baik, dan yang baik saja..

Tidak hanya itu, seorang muslim juga tidak pernah mencari musuh. Seorang muslim tidak pernah mencari gara-gara. Tetapi kalau sudah diserang, maka kaum muslimin tidak akan pernah berhenti. Ketika ada pemikiran kufur menyerang pemikiran Islam, maka pemikiran kufur itu akan terus dikejar sampai semua keburukannya terbongkar. Inilah hakikat seorang muslim. Tidak pernah mencari musuh, tetapi jika sudah diserang, maka umat Islam tidak akan takut, dan akan berbalik menyerang.

Seorang muslim juga taat kepada pemimpin seperti lebah. Tetapi pemimpin yang bagaimana dulu.. Tentu pemimpin yang taat kepada Pemimpin dari segala pemimpin, yaitu Allah swt. Seorang muslim wajib taat kepada pemimpin yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya.Bagi pemimpin yang tidak taat, maka seorang muslim tidak wajib taat.

Agaknya tulisan ini sangat subjektif. Memang benar, sebab merupakan pendapat pribadi. Tetapi tidak ada salahnya jika Anda setuju dengan saya. Karena sangat subjektif, jika ada tulisan yang kurang baik atau mengada2, atau mengandung kesalahan atau kebohongan, silahkan segera konfirmasi biar bisa segera diedit atau diremove saja..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.