Minggu, 03 Februari 2013

Ariel Sharon 'Jagal Sabra Sathila' Tubuh Mati, Tapi Otaknya Hidup



Mantan Perdana Menteri Israel Ariel Sharon hingga kini belum juga meregang nyawa, meski sudah koma sejak 2006 silam di rumah sakit Beersheba, Israel.

Pria berjuluk “jagal Sabra dan Shatila” itu sudah tujuh tahun koma dan terbujur kaku di rumah sakit di Beersheba, Israel. Meski tubuhnya "mati" tapi otak Sharon masih berfungsi dan merespons situasi di sekitarnya.
Hidup Segan Mati Tak Mau
Dilansir Reuters, Senin (28/01/2013), keanehan itu terungkap dalam pemindaian Magnetic Resonance Index (MRI) oleh tim dokter gabungan Israel-Amerika pada Minggu, 27 Januari 2013 silam. Dalam pemindaian tersebut,
diketahui bahwa otak Sharon menunjukkan derajat kesadaran penuh.

Berlindung Dari Roket Palestina, Israel Gunakan Pohon. Bukti Ramalan Rasulullah?



 
Militer Israel tidak hanya menggunakan teknologi canggih seperti sitem anti rudal Iron Dome untuk menghadapi serangan roket dari Jalur Gaza. Mereka pun menggunakan cara yang lebih tradisional seperti menanam pohon.

Pohon-pohon yang ditanam di sekitar perbatasan Israel dengan Jalur Gaza untuk menghadapi serangan roket dari Jalur Gaza. Mereka pun menggunakan cara yang lebih tradisional seperti menanam pohon.
Pohon-pohon yang ditanam di sekitar perbatasan Israel dengan Jalur Gaza berfungsi untuk menghalangi pandangan dari militan yang ada di Jalur Gaza. Dengan itu diharapkan serangan roket para militan akan menjadi tidak akurat.

Kelompok Islam di Mesir Bentuk “White Block” Sebagai Respon Kekerasan Kelompok “Black Block”



 
Kelompok Islam Mesir meluncurkan sejumlah halaman di situs jejaring sosial Facebook bernama “White Block”, hal itu bertujuan untuk merespon kekerasan yang telah menyebar pada beberapa periode terakhir dan dikaitkan dengan gerakan “Black Block” yang di organisir oleh oposisi presiden Muhammad Mursi.

Gerakan “Black Block” telah menciptakan sensasi di jalanan mesir baru-baru ini setelah pengumuman keterlibatan sejumlah anggotanya atas tindakan pembakaran dan penyerangan terhadap instalasi Pemerintah dan markas Ikhwanul Muslimin, selain penggunaan cara-cara kekerasan untuk mencapai tujuan mereka.

KPK, Andi Malarangeng, Anas Urbaningrum, dan LHI



13571874351410822589
Andi Malarangeng ditetapkan menjadi tersangka sebelum 3 Desember 2012. Pada 3 Desember tersebut, KPK mengirimkan surat permintaan pencekalan Andi Malarangeng ke Dirjen Imigrasi.

Pada 6 Desember informasi ini tercium media. Namun, pimpinan KPK menutup-nutupi informasi penetepan tersangka ini. Wartawan yang melakukan konfirmasi ke Bambang Widjajanto dan Busro Muqodas, tidak mendapatkan jawaban pasti.
Banyak saksi yang menyebut Andi menerima suap proyek Hambalang berbulan-bulan sebelumnya, tapi kenapa baru awal Desember dia jadi tersangka?

Presiden PKS: “Ingatkan Kami agar Kokoh Dalam Kebaikan”



 Presiden PKS, Muh. Anis Matta (inet)
Kawan-kawan media yang saya hormati, terima kasih telah hadir di tempat ini. Saya baru saja diberi amanah berat untuk melanjutkan kepemimpinan di DPP PKS, menyusul pengunduran diri Pak Luthfi Hassan Ishaq sebagai Presiden PKS semalam.

Untuk ini, saya hendak menyampaikan beberapa hal sebagai berikut:

1.    Saya, sebagai Presiden Partai Keadilan Sejahtera, menghargai proses yang sedang berlangsung di KPK dan meminta semua pihak mengikuti prosesnya dengan sabar, sehingga tidak terjadi penghakiman di luar konteks hukum. Kami meminta masalah ini ditempatkan dan dilihat secara proporsional.
2.    Partai Keadilan Sejahtera sangat menghargai dan mengapresiasi sikap Pak Luthfi Hassan Ishaq yang segera mengundurkan diri dari posisinya,

Anis Matta Ajak Seluruh Kader PKS Tobat Nasional




Usai menerima amanah menjadi Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang baru menggantikan Luthfi Hasan Ishaaq, Anis Matta memberikan pernyataan. Dalam statemen nya, ia mengatakan, langkah pertama yang dilakukan PKS adalah mengajak pengurus dan semua kader PKS untuk melakukan tobat nasional.

“Agenda pertama kita adalah melakukan tobat nasional kepada seluruh kader. Hal pertama yang dilakukan adalah mengucapkan istighfar seperti layaknya kita ucapkan selesai shalat,” tegas Anis Matta dalam konferensi pers di kantor DPP PKS Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatannya, Jum'at (01/02/2013).

Inilah Transkip Orasi Politik Presiden PKS



Bismillahirrahmanirrahim
Saya pertama kali mengucapkan penghargaan sedalam-dalamnya kepada Keua Majelis Syuro yang mengambil keputusan sangat kilat dan cepat merespon usulan dan permohonan pengunduran diri Presiden Luthfi Hasan Ishaaq.

Saya juga ingin mengucapkan penghargaan pada saudaraku, Luthfi Hasan Ishaaq. Jika ia menonton acara ini, saya ingin mengatakan padanya, saya mencintainya. Seluruh pengurus, pemimpin, dan kader PKS mencintai beliau. Kita percaya pada integritas beliau. Kita sepenuhnya tsiqoh. Tapi yang dihadapi oleh PKS hri ini adalah sebuah konspirasi besar yang bertujuan menghancurkan partai ini.
Dan menurut saya, peristiwa besar ini akan menjadi hentakan sejarah yang akan membangunkan macan tidur PKS. Saya yakin Allah SWT mengirimkan isyarat besar bahwa ini adalah momentum pembenahan diri dan kebangkitan PKS.

Tangis Kader yang Mengharukan di DPP PKS



Puluhan kader PKS pun hadir di DPP PKS di Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Jumat (1/2/2013). Mereka mendengarkan pidato Presiden PKS yang baru, Anis Matta.

Awalnya, mereka begitu antusias meneriakkan takbir 'Allahuakbar' saat Anis Matta menyampaikan sikap resmi DPP PKS pasca penetapan Luthfi Hasan menjadi tersangka. Dalam pidatonya yang berapi-api, Anis Matta membangkitkan semangat pengurus dan kader PKS untuk bangkit dari persoalan politik yang dinilai banyak pihak meruntuhkan citra PKS.

Dalam pidatonya, Anis menyemangati kader-kadernya dengan menyerukan ayat-ayat suci Alquran. Anis menyerukan semangat kepada kader PKS untuk bangkit, setelah
PKS menjadi sorotan luar biasa karena Presiden PKS saat itu Luthfi Hasan Ishaaq ditetapkan menjadi tersangka suap impor daging sapi.

Sosok Muhammad Anis Matta



 Presiden PKS, Anis Matta. (inet)
“Pahlawan Muda…di tangan merekalah, Indonesia akan mengambil gilirannya, bukan hanya dalam mensejahterakan negerinya, tapi juga dalam memimpin dunia yang mulai terseok-seok!”, kalimat itu ia teriakan ditengah ribuan pendengar. Semua sepi, semua hening, dan nafas-nafas tertahankan di dada hanya untuk mendengarkan setiap butir kata, yang ia ucapkan penuh makna. Kata-katanya menjadi inspirasi, menyentuh pribadi, bagi trainer, bagi guru, bagi penceramah, dan bagi seluruh pemuda di penjuru negeri dengan semangat berapi-api.
Dia adalah H. Muhammad Anis Matta, Lc. Masa mudanya tak ia habiskan berhura-hura, namun penuh gelora berjuang dan membaca. Prestasi SD nya jelek tak seberapa, tapi di Pesantren (Darul Arqam) Gombara, posisinya kukuh tak bergeser dari kursi juara, dari tahun 80 hingga 86.

Serangan Itu Menambah Keimanan Mereka



 
Kepada mereka orang-orang yang di jalan Allaoh, ada orang-orang yang mengatakan bahwa manusia telah memusuhi mereka, menebar kebencian, meniupkan gendrang peperangan dan beramai-ramai berupaya mengucilkan mereka orang-orang yang beriman. Maka:

الَّذِينَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَانًا وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
“(Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan, “Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka”, maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab, “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung”. ” (QS. Ali ‘Imron: 173)