Senin, 24 Desember 2012

Sampah Sejarah



watilkal ayyaamu nudawiluha bainan naas... Potongan ayat tsb menjadi acuan bahwa sejarah pasti akan terulang walau dg pelaku dan tokoh yg berbeda. Pertarungan ideologi antara Fir'aun dan Musa, pertempuran haq dan bathil yg d tokohkan Thalut dan Jalut atau yg kita kenal dg GOLIAT sdg terjadi dan akan terus terjadi selama panggung sejarah msh ada.

"dan demikianlah hari2 itu kami pergilirkan diantara manusia..." kata Alloh. Pertarungan ideologi dan pertempuran haq dan bathil kini Alloh perlihatkan di Mesir dg cara yg lain. Penguasa zhalim spt Mubarak
yg berkuasa slama 30th akhirnya tumbang dg kehinaan. Selama masa berkuasanya tdk pernah memihak kpd syariat Allah. Para pendakwah dan aktifis islam menjadi bulan bulanan kekejamannya. Jangankan ikhwanul muslimin yg menjadikan politik sbg salah satu bagian dari dakwahnya, gerakan islam macam jamaah tabligh yg menekankan pembinaan akhlak atau jamaah salafiah yg lbh memfokuskan kajian kitab, saja tdk dibiarkan bebas oleh mubarak dalam menjalankan misi dakwahnya.

Kini, ketika skenario sejarah sdg berjalan, Sang Sutradara kehidupan mengharuskan Mubarak mengakhiri perannya dg kehinaan -watanzi'ul mulka, wa tudzillu man tasya-.

Kekuasaan yg d banggakan, kini tak ada apa2nya. Usianya uzur yg penyakitan harus mendekam d balik jeruji besi. Itulah balasan bg yg memenjarakan dan menyiksa hingga mati para pewaris nabi. Harta benda yg d kumpulkan dan d larikan keluar negeri tdk ada artinya lg, apalagi kini mulai d bekukan aset ilegal tsb.

Bisa jd, skenario yg sama yg sdg d mainkan Sang Sutradara Kehidupan akan d berikan kpd pemeran utama bernama Mohamed El Baradei, mantan ketua IAEA PBB yg tlah membuka jalan bg AS utk menjajah Irak dan mengeksekusi mati Saddam Hussein. Pemilik televisi swasta penebar fitnah dan ketua partai dustur yg sekuler inipun tdk segan2 menjegal syariat Alloh d tegakkan dlm tataran negara. Bahkan Baradei tak segan2 mengundang AS dan Eropa utk menjegal pemberlakuan konstitusi baru mesir yg pro syariah. Baradei berharap dpt menjadi presiden Mesir stelah Morsi dpt d gulingkan melalui kudeta internasional.

Baradei tdk sendirian, tokoh sekuler, liberal, kroni mubarak, sosialis nasseris, hingga kafir koptik spt Hamden Sabbahi, Amr Mousa, Tovik Ukasyah bergandengan tangan menolak syariat islam.

mereka bagaikan Haman dan para pembantu firaun lainnya yg terang2an menolak dialog dan mengabaikan kebaikan yg d sampaikan Nabi Musa.

Sabtu 22 Desember 2012 menjadi saksi bg rakyat mesir dan dunia internasional, bahwa publik mesir masih menginginkan islam sbg aturan kehidupan bg negaranya. Para penolak syariat islam akan menjadi Sampah Sejarah dan d hinakan generasi yg akan datang.

wallahu a'lam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.