Senin, 23 Juli 2012

WASPADA ... WASPADA .... SELALU WASPADA .....!!!!



Ada berita miring yang datang dari negri tirai bambu. Negara yang biasanya terkenal akan pembajakan barang elektronik itu kini membajak sesuatu yang lebih ‘unik’. Yap, sesuai judul, China kini membuat telur ayam palsu.

Palsu gimanaaa? Mungkin foodlovers bertanya-tanya nih gimana caranya sampe telur ayam bisa dibuat palsu?
Karena peningkatan tajam harga-harga makanan di China, kini banyak beredar telur-telur buatan di Kota Zhengzhou, Provinsi Henanyang. Dibuat hanya dari bahan kimia tanpa bahan alami, ya benar: BAHAN KIMIA. Seorang narasumber menjelaskan bagaimana telur-telur tiruan itu dibuat:

Bagian Putih telur palsu dibuat dengan melarutkan sodium alginate dalam air. Larutan tersebut akan terlihat seperti cairan bening yang kental dan sulit membedakannya dengan putih telur yang sebenarnya.

Sedangkan untuk bagian kuning telur-nya dibuat dengan menyekop suatu cairan dengan pigmen kuning dan memadatkan serokan cairan tersebut ke dalam larutan kalsium klorida. Akhirnya, ‘putih telur’ dan ‘kuning telur’ dibungkus ke dalam ‘kulit telur’ yang dibuat dari kalsium karbonat.
Jika ditambahkan tepung kanji atau bubuk kuning telur pada ‘kuning telur’ tersebut, tekstur dari sebuah telur buatan setelah dimasak hamper identik dengan telur yang sebenarnya.

Pelaku hanya menghabiskan 0,55 yuan (0,07 dolar AS) untuk membuat lebih dari 2 butir telur, kurang dari sepersepuluh harga telur yang sebenarnya di pasaran (0,8 dolar AS).

Bahan utama dalam telur-telur buatan tersebut adalah bahan tambahan makanan, getah damar, kanji, pengeras, dan pigmen-pigmen. Konsumsi yang berlebihan atas bahan-bahan tersebut akan merusak perut dan menyebabkan gejala-gejala seperti kehilangan ingatan dan keterlambatan mental, dll.

Tapi tenang, Ada cara untuk mengenali telur imitasi:

1. Dari warna. Permukaan kulit telur imitasi lebih terang, tetapi tidak terlalu mencolok;

2. Dari suaranya. Telur imitasi dikocok-kocok akan terdengar suara, ini dikarenakan cairan yang meleleh keluar dari bahan zat pengental;

3. Dari aromanya. Telur asli tercium bau agak amis sedikit, sedangkan telur imitasi kemungkinan tercium bau bahan kimia;

4. Telur imitasi tak lama setelah dipecah, maka telur kuning dan putihnya langsung tercampur. Ini disebabkan karena mereka terbuat dari bahan yang sama;

5. Sewaktu membuat telur matasapi, putih dan kuning telurnya di dalam wajan terlihat menguning.


Dari kejadian ini kita harus lebih berhati-hati dalam memilih makanan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.