
Ketika Maharaja Purnawarman (raja Tarumanagara yang ketiga (395-434 M)), berhasil dalam upaya penggalian Sungai Gomati dan Candrabaga sepanjang 6112 tombak (sekitar 11 km), ia mengadakan selamatan dengan menyedekahkan 1.000 ekor sapi kepada kaum brahmana.
Apa yang dilakukan Maharaja Purnawarman, sangat mirip dengan Ritual Qurban yang dilakukan Penganut Millah Ibrahim. Peristiwa ini memunculkan pendapat, kerajaan Tarumanegara sejatinya adalah penganut Braham (ajaran monotheime peninggalan Nabi Ibrahim), dan bukan penganut agama Hindu, yang jelas-jelas sangat menentang pengorbanan dengan hewan sapi (Sumber : Forum Republika).








